Minggu, 28 Oktober 2012

TUGAS 3 Promosi & Pemasaran yang Beretika


Promosi dan Pemasaran yang beretika

Mempromosikan barang dan jasa adalah salah satu kegiatan yang penting bagi perusahan. Cara mempromosikan barang dan jasa harus dilihat dari kepentingan perusahaan dan harus dilihat pula dari sisi hak- hak konsumen yang menjadi salah satu etika dalam berbisnis.

Seperti yang kita ketahui ada Hak- hak konsumen yang dilindungi undang- undang dan harus diperhatikan dan menjadi pertimbangan oleh perusahaan sebelum menawarkan dan mempromosikan suatu barang dan jasa ke konsumen.
Berikut ini adalah Hak- hak konsumen :
1.      Hak atas kenyamanan dan keamanan, keselamatan mengkonsumsi barang dan jasa.
2.      Hak memilih barang dan jasa serta mendapatkan barang dan jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
3.      Hak atas informasi yang benar dan jelas, jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa tersebut.
4.      Hak untuk di dengar dan di dapat keluhannya atas barang atau jasa yang digunakan.
5.      Hak untuk diperlakukan dan dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.
        
Dengan melihat Hak- hak konsumen diatas maka perusahaan dapat memikirkan bagaimana cara mempromosikan produk barang dan jasanya dengan melihat kepentingannya dengan tujuan mendapatkan Laba tanpa mengabaikan hak-  hak konsumen.

Sedangkan Promosi sendiri mempunyai arti suatu tindakan menginformasikan atau mengigatkan pelanggan mengenai suatu produk/merek tertentu.

Berikut ini adalah beberapa bauran cara promosi yang biasa dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan barang dan jasanya ke konsumen.

1.      Iklan :  Presentasi penjualan yang bersifat non personal yang dikomunikasikan dalam bentuk media atau non media dengan tujuan untuk mempengaruhi sejumlah besar pelanggan.
Iklan harus dapat memberikan informasi ke konsumen secara benar, Jelas dan jujur  mengenai barang dan jasa tersebut
.
2.      Penjualan Perseorangan :  Presentasi penjualan perorangan yang digunakan untuk mempengaruhi satu atau lebih pelanggan. Berfokus pada jenis-jenis pelanggan yang memiliki kemungkinan paling besar untuk membeli produk Berkomunikasi dengan calon pelanggan melalui telepon atau surat Menghubungi calon pelanggan .
Biasanya ini untuk sebuah produk yang special seperti menawarkan sebuah apartemen mewah atau mobil mewah dimana konsumen harus mendapatkan pelayanan dan perlakuan yang benar dan jujur tentang informasi sebuah produk.

3.      Promosi penjualan: sekumpulan kegiatan yang dimaksudkan untuk mempengaruhi pelanggan. Promosi penjualan dapat menjadi sarana efektif mendorong pelanggan membeli produk tertentu.
Mis : pabrik mobil memberikan cash back dalam periode pembelian tertentu Kupon Pemberian penghargaan (dalam bentuk kupon) kepada pelanggan yang setia membeli produk/jasa. Mis : Kupon penerbangan gratis bagi penumpang yang telah menggunakan jasa maskapai dalam jumlah tertentu Dipromosikan melalui media (surat kabar, dll) untuk mendorong pembelian suatu produk. Cara ini merupakan suatu bentuk hak konsumen yang diberikan perusahaan.

4.      Hubungan Masyarakat merujuk pada tindakan yang diambil dengan tujuan untuk menciptakan atau menjaga citra publik yang menguntungkan.
Manfaat menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat umum dan calon pelanggan untuk meningkatkan citra produk atau perusahaan.
Mengklarifikasi informasi sebagai tanggapan publisitas yang merugikan, memberikan informasi kepada publik mengenai perusahaan dan produknya. Humas juga merupakan bentuk promosi yang penting karena dengan ini konsumen akan mendapatkan haknya atas kenyamanan dan ditanggapi keluhan-keluhannya apabila terdapat sesuatu yang negatif yang di dengar oleh konsumen mengenai produk barang dan jasa yang dikonsumsinya.

Nama : Novlina Purnama Dewi
NPM  : 13209296
Kls     : 4 EA 17

Senin, 15 Oktober 2012

TUGAS 2 TANGGUNG JAWAB SOSIAL


Tanggung Jawab Sosial


Tanggung Jawab Sosial adalah salah satu komponen dari etika dalam menjalankan bisnis. Pengertian dari Tanggung Jawab Sosial adalah Suatu pengakuan dari perusahaan bahwa keputusan bisnis dapat mempengaruhi masyarakat (komunitas dan lingkungannya) dan secara luas meliputi  tanggung jawab perusahaan terhadap pelanggan, karyawan dan Kreditur.

Tanggung jawab sosial dapat dilakukan rutin dan nonrutin. Kegiatan rutin berbentuk partisipasi pada kegiatan masyarakat secara khusus terprogram dan dilaksanakan terus menerus, sedangkan kegiatan nonrutin dilaksanakan pada kondisi terentu yang memungkinkan perusahaan mempunyai kemampuan dan kapasitas untuk berpartisipasi.

Dalam menjalankan bisnis harus diperhatikan juga  tanggung jawab sosial perusahaan sebagai kewajiban organisasi usaha dalam rangka untuk melindungi lingkungan dan memajukan masyarakat di mana organisasi dan pasar perusahaan berada .Tanggung jawab sosial dunia bisnis bukanlah bentuk tanggung jawab yang dipaksakan apalagi atas dasar tekanan, ancaman, atau paksaan, melainkan tanggung jawab yang didasari kaidah moral, komitmen sosial, dan etika bisnis yaitu suatu tuntutan mengenai perilaku, sikap dan tindakan yang diakui, sehubungan suatu jenis kegiatan usaha suatu perusahaan terkait penerapan tanggung jawab sosial suatu perusahaan yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri .

 Tanggung jawab sosial dunia usaha dipengaruhi oleh berbagai kekuatan, yaitu
1.     Norma sosial dan budaya.
2.     Norma hukum serta regulasi.
3.     Praktik dan budaya organisasi.
Jadi, boleh dikatakan Tanggung Jawab Sosial terbentuk karena dorongan kemanfaatan, moralitas, dan keadilan.

Perusahaan tidak bisa berdiri sendiri perusahaan memerlukan kemitraan yang dapat menciptakan hubungan saling timbal balik dengan institusi lain. Perusahaan selain mengejar keuntungan ekonomi untuk kesejahteraan dirinya, juga memerlukan Sumber daya alam untuk mencapai tujuannya. Dengan menggunakan pendekatan tanggung jawab sosial dengan lingkungan sekitar dan merupakan perwujudan dari etika bisnis perusahaan, perusahaan tidak hanya mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi juga keuntungan secara social di Linkungan. Dengan demikian keberlangsungan usaha tersebut dapat berlangsung dengan baik dan secara tidak langsung akan mencegah konflik yang merugikan.

Nama : Novlina Purnama Dewi
NPM : 13209296
Kls    : 4 EA17

TUGAS 1 ETIKA BISNIS DALAM BERBISNIS


Etika Bisnis Dalam Berbisnis

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.

Para pelaku bisnis di sekitar kita tidak semua menggunakan dan mengerti tentang etika dalam menjalankan bisnis. Masih banyak para pelaku bisnis melakukan pelanggaran etika dalam menjalankan kegiatan usahanya. Semua itu disebabkan oleh beberapa  faktor. Berikut adalah faktor- faktor yang mempengaruhi pelanggaran etika :
1. Kebutuhan  individu
2. Tidak  ada  pedoman
3. Perilaku dan kebiasaan individu yang terakumulasi dan tak dikoreksi
4. Lingkungan yang tidak  etis
5. Perilaku dari komunitas

Ketika ada pelanggaran etika dalam menjalankan kegiatan bisnis maka pelaku harus mengatasinya agar pelanggaran etika tidak terjadi lagi yaitu dengan cara sebagai berikut :
1.   Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility) 
2. Menciptakan persaingan yang sehat
3.   Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat  dan lemah
4.   Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telahdisepakati
5.   Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati
6. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hukum positif yang berupa peraturan perundang-undangan


Adapun pelaku bisnis yang taat menjalankan  etika bisnis sebab mereka mengerti bahwa  etika bisnis dalam  perusahaan terasa sangat penting  karena untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai yang tinggi,diperlukan suatu landasan yang kokoh.  Biasanya dimulai dari perencanaan strategis , organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang handal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.
Berikut adalah alasan mengapa etika dalam berbinis sangat diperlukan :
1. Akan dapat mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi baik intern perusahaan maupun dengan eksternal.
2.  Akan dapat meningkatkan motivasi pekerja.
3.  Akan melindungi prinsip kebebasan berniaga
4.  Akan meningkatkan keunggulan bersaing


Nama : Novlina Purnama Dewi 
NPM : 13209296
Kls    : 4 EA 17

Minggu, 20 Mei 2012

TUGAS 3 Bhs. Indonesia 2 (Abstrak karangan ilmiah)


TUGAS 3
BHS. INDONESIA
Abstak karangan Ilmiah


Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Intermulia Jakarta

Abstrak

Gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam perusahaan sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebab kepemimpinan merupakan pendorong semangat kerja bagi pegawai. Ketidaksesuaian gaya kepemimpinan yang diterapkan pada perusahaan akan menimbulkan tingkat  kinerja pegawai rendah yang dapat berakibat pekerjaan tidak dapat terselesaikan dengan cepat dan baik sehingga menghambat kemajuan perusahaan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan PT.Intermulia Jakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, sedangkan pengumpulan data penelitian menggunakan teknik kuisioner dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistik koefisien korelasi dan koefisien determinasi.

Berdasarkan analisis data penelitian diperoleh kesimpulan: Gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Pengaruh yang positif ini menunjukkan adanya pengaruh yang searah antara gaya kepemimpinan dengan kinerja karyawan, atau dengan kata lain dengan gaya kepemimpinan baik maka kinerja karyawan tinggi. Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengaruh yang signifikan ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh nyata terhadap kinerja karyawan.

Kinerja karyawan PT. Intermulia Jakarta cukup tinggi, hal ini menunjukkan bahwa pekerjaan dan hasil kerja yang dilakukan karyawan cukup baik.

Selasa, 17 April 2012

Tugas 2 Bhs.Indonesia 2 ( Cerpen)

Tugas 2  Bhs.Indonesia 2

Nama : Novlina Purnama Dewi
NPM  : 13209296
Kls     : 3 EA 17


CERPEN : Anak Kecil Penjual Kue

Suatu ketika ada seorang anak kecil yang menjajakan kue menghampiri seorang pemuda di sebuah warung makan sambil menawarkan kuenya.

”Om..beli kuenya yah, Om..masih hangat nih kuenya..”
“Maaf yah Dik. Saya sudah pesan makanan.” Kata sang pemuda menolak.
sambil tersenyum si anak keluar dan menunggu di depan waru
ng makan itu.

Setelah selesai makan dan keluar dari warung makan itu, anak kecil itu kembali menghampiri pemuda itu dan menawarkan kuenya kembali.
”Om..kue ini bisa dibawa pulang loh..” Kata anak kecil itu sambil terus mengikuti si pemuda.


Akhirnya sang pemuda mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan 2 buah uang lima ribuan dan diberikan kepada anak kecil itu.“Saya tidak perlu kuenya. Kamu jual untuk orang lain saja. Uang ini anggap aja sedekah dari saya.”


Dengan senang hati si anak kecil menerima uang itu. Lalu ia bergegas menuju ke pengemis yang berada di dekat warung makan itu dan memberikan uang pemberian pemuda itu kepada si pengemis. Sambil heran dan sedikit tersinggung, pemuda itu memanggil anak kecil itu dan bertanya ,”Eh Dik, kenapa uangnya kamu berikan ke orang lain? Kamu jualan kue untuk dapat uang kan? Tapi kenapa kamu berikan kepada orang lain??”

“Oh maaf Om, jangan marah yah. Tapi Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan atas jerih payah sendiri bukan dari hasil mengemis. Kue-kue ini dibuat sendiri oleh ibu saya dengan susah payah dan ibu saya pasti kecewa, marah dan sedih jika saya menerima uang dari Om bukan dari hasil menjual kue. Kue ini enak kok,Om!! Selain itu tadi kan Om yang bilang uangnya buat sedekah jadi saya kasih kepada pengemis itu.” Jawab anak kecil itu polos..

Minggu, 18 Maret 2012

Tugas 1 Bhs.Indonesia 2 (Pernalaran Induktif)

TUGAS 1  
BHS.INDONESIA 2

Nama : Novlina Purnama Dewi
NPM  : 13209296
Kls     : 3 EA 17


PERNALARAN INDUKTIF

1.            Pengertian Pernalaran
Pernalaran adalah suatu proses berfikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan .

 Simpulan terdiri dari :
a.    Proposisi : Kalimat logika atau kalimat pernyataan yang terdiri dari subjek, predikat ,bisa bernilai benar atau salah.
b.      Term : Kata atau Kelompok kata
c.       Premis : Dasar penarikan simpulan

Contoh : Semua manusia   makan
                                 S                 P

Kalimat diatas adalah kalimat pernyataan (Benar)
Proposisi = Semua manusia Makan
Semua manusia = term 1
Makan = term 2
Premis = semua manusia makan , proposisi itu sendiri adalah premis


2.            Metode dalam menalar
Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu 
a.       Induktif
b.      Deduktif

Pernalaran induktif
Pernalaran induktif adalah pernalaran yang bertolak dari pernyataan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum. Dengan kata lain, simpulan yang diperolah tidak lebih khusus dari pada pernyataan (premis).

Beberapa bentuk pernalaran induktif adalah sebagai berikut:
a. Generalisasi
Ialah pernalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala (Data) yang bersifat khusus atau sejenis yang di susun secara logis dan diakhiri dengan kesimpulan yang bersifat umum.

Contoh:
Jika ada air, manusia akan hidup.
Jika ada air, hewan akan hidup.
Jika ada air, tumbuhan akan hidup.

b.      Analogi
Analogi adalah proses pernalaran berdasarkan pengamatan terhadap gejala khusus dengan membandingkan atau mengumpamakan suatu objek yang sudah teridentifikasi secara jelas terhadap objek yang di analogikan sampai dengan kesimpulan yang berlaku umum.

Contoh:
Ayah adalah lulusan dari Universitas ternama.
Ayah bisa mendapatkan pekerjaan yang baik.
Ibu adalah lulusan dari Universitas ternama.
Oleh sebab itu, ibu bisa mendapatkan pekerjaan yang baik.


Tujuan pernalaran secara analogi adalah sebagai berikut
1). Analogi dilakukan untuk meramaikan kesamaan
2). Analogi digunakan untuk menyingkapkan kekeliruan
3). Analogi digunakan untuk menyususn klasifikasic. Hubungan klausa

c.       Hubungan klausa
Hubungan klausa adalah pernalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan. Misalnya: Kaca dibanting, akibatnya kaca pecah. 

Dalam kaitannya dengan hubungan klausa ini, ada tiga hubungan antar masalah, yaitu sebagai berikut:
a.       Sebab akibat
Sebab akibat ini berpola A menyebabkan B. disamping itu hubungan ini dapat berpola A menyebabkan B, C,D dan seretusnya. Jadi, dari satu peristiwa yang dianggap penyebab kadang-kadang lebih dari satu.
b.      Akibat – sebab
Akibat sebab ini dapat kita lihat pada peristiwa seseorang yang sedang minum, minum merupakan akibat dan haus merupakan sebab. Akan tetapi, dalam pernalaran jenis akibat-sebab ini, peristiwa sebab merupakan simpulan.
c.        Akibat- akibat 
Akibat-akibat adalah suatu pernalaran yang menyiratkan penyebabnya peristiwa “akibat” langsung disimpulkan pada suatu “akibat” yang lain.

contohnya adalah sebagai berikut.                 
Ketika pulang dari kantor, Ayah melihat kunci pintu rumahnya hilang di rusak orang. Ayah langsung menyimpulkan bahwa barang berharga di kamar Rumahnya pasti hilang..




CONTOH  PARAGRAF INDUKTIF

Seorang polisi lalu lintas mengamati proses peristiwa di tempat kejadian perkara suatu kecekalaan lalu lintas di perempatan Rawamangun  muka, persilangan Rawamangun  muka- Utan Kayu dan Cililitan - Tj.priuk  yang terjadi pada tanggal 20 juli 2000 pukul 12.30. Sebuah sepeda motor dari arah Tj.priuk menabrak mobil sehingga mobil di bagian kiri rusak , penyok sedalam 10 cm, dan sepeda motor tergeletak di dekat mobil yang ditabraknya ,seorang saksi mata menuturkan bahwa pengendara sepeda motor tersebut terkapar jatuh 1.5 meter di sebelah kiri sepeda motornya. Dalam pengamatannya melalui proses perhitungan waktu polisi mengatakan bahwa pada saat mobil melintas dari arah Cililitan ke Rawamangun muka lampu hijau menyala dan di benarkan oleh para saksi. Polisi menyatakan bahwa dalam keadaan lampu merah sepeda motor berkecepatan tinggi dari arah Tj.Priuk menabrak mobil yang sedang berbelok dari arah selatan ke arah Rawamangun muka.

Jumat, 13 Januari 2012

Perilaku Konsumen " Menciptakan Nilai Lebih Baik Bagi Pelanggan Astra"

Menciptakan Nilai Lebih bagi Pelanggan Astra

” Kami memberikan bukti, bukan janji ” Begitu suara mantap narator pada akhir tayangan iklan Auto 2000 di layar salah satu TV swasta. Kenyataan yang terjadi selanjutnya ada pengaduan konsumen yang kendaraannya masih dalam masa garansi, mengalami kekecewaan akibat pelayanan yang terkesan diskriminatif bagi pelanggan yang masih dalam masa garansi. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan yang di berikan oleh Auto 2000 masih belum standar, padahal sudah sejak lama Auto 2000 yang merupakan salah satu lini bisnis utama di Astra menerapkan konsep Customer Service ( CS ). Secara umum konsep CS yang di terapkan di Auto 2000 bersifat customer driven dan market oriented artinya mereka mengakui bahwa ”tanpa pelanggan mereka tidak ada artinya ” hal inilah yang kemudian menjadikan Auto 2000 meraih nilai rata rata 3,2 dari skala 4 yang artinya sangat puas sampai skala 1 yang berarti jauh dari harapan pelanggan.
Layanan yang diberikan antara lain, penyediaan suku cadang asli bagi kendaraan Toyota, program customer retention, serta program pengurusan faktur dan BPKB secara lebih cepat.
Meskipun program CS adalah program andalan dari Auto 2000 yang secara tidak langsung merupakan program dari Astra, namun tak urung program ini mengalami berbagai kendala. Diantara kendala yang sering terjadi adalah tidak terdeteksinya berbagai kesalahan atau kekurangan yang terjadi secara cepat. Hal ini sebagai akibat adanya budaya sungkan untuk melaporkan permasalahan yang dialami dengan menunda atau bahkan mencoba untuk menutupi berbagai kesalahan yang telah di buat.


URAIAN Kasus :

1.      Apakah program CS yang di luncurkan oleh Auto 2000 akan dapat memuaskan konsumen? Jelaskan jawaban anda !

Program CS yang diluncurkan oleh auto 2000 sebagian besar  dapat memuaskan pelanggannya  meskipun ada sebagian kecil dari pelanggan yang merasa tidak puas alasannya karena hanya CS Auto 2000 yang menerapkan konsep customer service yang bersifat costumer driven dan market oriented yang belum tentu di tawarkan oleh produsen mobil pesaing dan ini memang bertujuan untuk memberikan pelayanan dan memberikan kepuasan kepada para  konsumen toyota maka dari itu CS Auto 2000 mempunyai nilai kepuasan tersendiri bagi pelanggan yang   memberikan kemudahan pada pelanggan berupa kemudahan dalam pengurusan faktur dan BPKB kendaraan yang penyelesaiannya lebih cepat, program costumer retention ,dan mudahnya mendapatkan suku cadang asli bagi kendaraan Toyota . Pelayanan ini tentunya belum tentu di tawarkan oleh produsen mobil lain.


2. Apakah dengan adanya kendala kultural masyarakat Indonesia akan dapat menghambat atau mengurangi tingkat kepuasan dari pelanggan ?

Kendala kultural masyarakat Indonesia dapat menghambat dan dapat mengurangi tingkat kepuasan karena kita semua tau bahwa budaya masyarakat indonesia tidak cekatan dalam menangkap kesalahan dan kekurangan yang terjadi yang cenderung mengulur-ulur waktu ,sungkan untuk melaporkan sesuatu.Padahal Hal itu sangat penting untuk memberikan masukan kepada produsen . Maka dari itu masalah kultural seperti itu  menghambat tingkat kepuasan pelanggan karena produsen  tidak dapat mendeteksi  kesalahan dan kekurangan secara cepat yang dirasakan oleh konsumennya dan tidak dapat memperbaiki kekurangan pelayanannya secara cepat.

3.  Apakah dengan adanya program CS dapat menumbuhkan nilai kepuasan pelanggan, yang kemudian akan berdampak positif bagi perilaku mereka pasca pembelian ? jelaskan jawaban anda !


Dengan adanya Program CS memang dapat menumbuhkan nilai kepuasan pelanggan , dan akan menimbulkan dampak positif bagi pelanggan pasca pembelian. Dampak positifnya seperti :

a.        Pelanggan dapat dengan mudah mendapatkan suku cadang asli bagi kendaraannya
b.    Pelanggan dapat dengan mudah mengurus surat-surat kendaraan seperti pengurusan faktur dan BPKB kendaraan yang lebih cepat pengurusannya.

Tetapi adapun dampak negatif yang di timbulkan dari CS auto 2000 yaitu adanya  keluhan dan kekecewaan  dari para pelanggan yang masih garansi  yang  merasa mendapat pelayanan  diskriminatif. Tapi hal ini seperti ini dapat diatasi  ,mungkin ke depannya CS Auto 2000 akan mendengarkan keluhan para pelanggannya dan segera memperbaiki pelayanannya.

Dari dampak tersebut  dapat di simpulkan dengan adanya CS Auto 2000 ,sangat memberikan nilai kepuasan terhadap pelanggan toyota, disamping dampak negatif yang ada , lebih banyak dampak positif yang ditimbulkan dengan adanya CS Auto 2000 yang sangat memikirkan kepuasan para pelanggannya.